Hikmah Isra Miraj Dalam Kehidupan Sehari Hari

Hikmah Isra Miraj Dalam Kehidupan Sehari Hari

Masjid Ismuhu Yahya – Dalam bulan Rajab yang mulia ini ummat islam kembali memperingati satu peristiwa sakral yang dengan peristiwa ini memunculkan salah satu rukun islam (shalat) yaitu peristiwa Isra’ MI’raj. Peristiwa ini terjadi pada bulan rajab 14 abad yang lalu. Kali ini kita akan belajar tentang Hikmah Isra Miraj Dalam Kehidupan Sehari Hari.

Berikut ini beberapa hikmah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari bukti implementasi dari perisrtiwa Isr’ Mi’raj :

  • Mempercayai Kebesaran Allah SWT

Dengan kejadian ini menjadi bukti iman bagi kita ummat islam untuk lebih yakin pada kebeseraan maupun kekuasaan Allah SWT. Hal ini bisa terlihat dari perjalanan nabi dengan jarak yang sangat panjang bisa di selesaikan hanya dalam satu malam.

“Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra, [17]:1).

  • Bekal Dakwah Rasulullah SAW

Kalau kita baca dalam buku-buku sirah nabawiyah peristiwa Isra’ Mi’raj ini menjadi peneguh hati bagi Rasulullah SAW maupun ummat islam pada masa itu. Sehingga momen ini menjadi salah satu mukjizat yang meneguhkan hati nabi dan ummat islam pada masa itu. Sehingga semangat dan motivasi mereka semakin mantap di jalan dakawahnya.

  • Ujian keimanan

Bagi masyarakat Makkah pada masa itu menerima kebenaran perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW merupakan hal yang diluar akal. Melakukan perjalanan panjang hanya dalam satu malam itu sangat tidak masuk akan. Namun disini lah ujian iman yang diberikan Allah pada hambanya untuk mengukur keimanannya. Hal ini dipertegas pada ayat suci Al-Qur’an surat Al-Israa ayat 60:

“Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia…”

  • Mendapatkan Perintah Shalat Lima Waktu

Sebagaimana yang kami tulisakan diatas, peristiwa ini erat kaitannya dengan rukum islam kita. Dalam peristiwa ini pula diturunkannya peristiwa Shalat sebanyak lima waktu dalam sehari semalam. Dan perintah ini Rasulullah langsung menjempunnya tanpa perantara.

  • Malam terbaik untuk berdoa

Malam Isra’ Mi’raj mendapatkan posisi yang istimewa bagi ummat islam untuk berdo’a. Kemuliaan malam ini menjadikan malam ini malam yang sangat di nanti oleh ummat islam. Doa yang biasa dibaca, sebagaimana yang dituliskan oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri dalam kitabnya.

Doanya adalah sebagai berikut:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.

Artinya, “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”

You might also like