5 Keutamaan Shalawat Al Fatih yang Luar Biasa - Masjid Ismuhu Yahya

5 Keutamaan Shalawat Al Fatih yang Luar Biasa

Masjid Ismuhu Yahya – Banyak umat Islam meyakini keutamaan shalawat al fatih sebagai salah satu amalan yang istimewa dalam tradisi dzikir. Shalawat Al-Fatih adalah salah satu bentuk shalawat (doa untuk Nabi Muhammad SAW) yang populer dibaca karena dipercaya memiliki berbagai fadhilah atau keistimewaan. Shalawat ini kerap diamalkan di berbagai kesempatan ibadah dan diyakini dapat mendatangkan banyak kebaikan bagi pembacanya. Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang keutamaan Shalawat Al-Fatih.

Keutamaan Shalawat Al Fatih

Sebagai salah satu shalawat yang terkenal “ampuh”, Shalawat Al-Fatih memiliki banyak fadhilah (kelebihan spiritual) yang diriwayatkan oleh para ulama. Keutamaan-keutamaan ini dicatat dalam berbagai kitab, antara lain Afdhalus Shalawat ‘ala Sayyidis Sadat karya Syekh Yusuf bin Ismail an-Nabhani, Afdhalush Shalawat karya Syekh Ibn Hajar al-Haitami, dan juga dalam ijazah tarekat-tarekat seperti Tijaniyah. Berikut beberapa keutamaan Shalawat Al-Fatih yang disebutkan oleh ulama dalam kitab-kitab tersebut:

  1. Pahala sekali shalawat setara puluhan ribu shalawat biasa: Satu kali membaca Shalawat Al-Fatih disebut-sebut menyamai pahala membaca 10.000 shalawat lainnya. Bahkan menurut sebagian ulama, sekali Shalawat Al-Fatih sebanding dengan 600.000 shalawat biasa. Artinya, keutamaannya berlipat ganda luar biasa dibanding shalawat bentuk lain. Pernyataan ini menunjukkan betapa besar nilai Shalawat Al-Fatih di mata para arif billah, meskipun tentunya hanya Allah yang Maha Mengetahui kadar pahala sebenarnya.
  2. Dijaga dari neraka dan dianugerahi husnul khatimah: Dalam Kitab Perukunan Melayu disebutkan “Barang siapa membaca shalawat ini seumur hidupnya sekali, niscaya ia dipelihara Allah Ta‘ala dari api neraka dan diwajibkan baginya husnul khatimah”. Artinya, berkat keutamaan Shalawat Al-Fatih, seorang Muslim yang setidaknya pernah membacanya sekali akan diselamatkan dari siksa neraka dan InsyaAllah diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah (akhir hayat yang baik). Janji ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah yang dikandung dalam amalan shalawat ini.
  3. Diampuni semua dosa dan diterima taubatnya: Para ulama juga menyampaikan bahwa barangsiapa rutin mengamalkan Shalawat Al-Fatih, terutama jika dibaca terus-menerus selama 40 hari, maka Allah akan mengampuni semua dosanya dan menerima taubatnya. Bahkan ada keterangan bahwa membaca Shalawat Al-Fatih satu kali saja dapat menghapus semua dosa yang pernah diperbuat. Tentu hal ini perlu diiringi dengan taubat nasuha dan niat memperbaiki diri. Keutamaan ini sejalan dengan hadits bahwa shalawat dapat menghapus kesalahan dan dosa kecil maupun besar, karena shalawat adalah doa yang sangat dicintai Allah.
  4. Mendapat kemudahan urusan dan terkabul hajat: Secara umum, pembacaan Shalawat Al-Fatih diyakini mendatangkan keajaiban dalam hidup, memudahkan setiap urusan, menyelesaikan permasalahan hidup, melancarkan rezeki, dan mendatangkan ridha Allah SWT. Banyak kesaksian dari para ulama dan orang saleh bahwa rutin membaca Shalawat Al-Fatih membuat hati tenang dan masalah-masalah sulit terselesaikan dengan jalan tak terduga. Ini karena keberkahan shalawat mampu membuka pintu pertolongan Allah (sesuai makna “Al-Fâtih” sebagai pembuka yang tertutup).
  5. Berjumpa Rasulullah SAW (mimpi atau secara ruhani): Keutamaan yang sangat istimewa dari Shalawat Al-Fatih adalah dapat menjadi wasilah untuk bertemu dengan Nabi Muhammad SAW secara ruhani. Dalam beberapa kitab ijazah disebutkan: “Barangsiapa membaca Shalawat Al-Fatih sebanyak 1000 kali pada malam Jumat (atau malam Kamis atau Senin), setelah shalat sunnah empat rakaat dengan tata cara khusus, maka ia akan dikumpulkan (dipertemukan) oleh Allah dengan Nabi Muhammad SAW,”. Maksudnya, orang tersebut akan diberi karomah berupa bertemu Rasulullah, biasanya melalui mimpi yang nyata. Tata cara shalat sunnah dan pembacaan 1000x ini merupakan riyadhah (latihan spiritual) yang masyhur di kalangan ahli tarekat, tentunya disertai niat ikhlas dan kecintaan mendalam kepada Nabi. Imam al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadits:“Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka ia benar-benar telah melihatku…”. maka berjumpa Nabi dalam mimpi adalah anugerah nyata. Keutamaan Shalawat Al-Fatih sebagai sarana bertemu Nabi menunjukkan tingginya kedudukan shalawat ini sebagai maghnatisul qabûl (magnet penerimaan) yang menghubungkan ruhani kita dengan Rasulullah SAW.

Keutamaan-keutamaan di atas tentu membuat Shalawat Al-Fatih begitu istimewa. Meski terdengar luar biasa, kita meyakini bahwa Allah Maha Kuasa memberikan pahala dan karunia sebanyak apapun kepada hamba-Nya yang membaca shalawat dengan tulus. Fadhilah Shalawat Al-Fatih sebaiknya dilihat sebagai motivasi spiritual agar kita rajin bershalawat, bukan semata-mata untuk mengejar hitungan pahala yang fantastis. Inti utamanya adalah membaca shalawat dengan penuh cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga hati kita terhubung dengan beliau dan hidup kita mendapat limpahan berkah.

Keutamaan Shalawat Al-Fatih hendaknya membuat kita termotivasi untuk semakin sering bershalawat, tanpa melupakan shalawat-shalawat lainnya dan amalan wajib yang utama. Semoga Allah SWT membuka pintu-pintu kebaikan dan keberkahan dalam hidup kita berkat Shalawat Al-Fatih, mengampuni dosa-dosa kita, memudahkan segala urusan, melapangkan rezeki, menjauhkan kita dari api neraka, dan kelak mengumpulkan kita bersama Rasulullah SAW. Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammad. Amin.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

You might also like