Doa Setelah Baca Al Qur’an dan Artinya Lengkap Arab, Serta Latinnya - Masjid Ismuhu Yahya

Doa Setelah Baca Al Qur’an dan Artinya Lengkap Arab, Serta Latinnya

Masjid Ismuhu Yahya – Doa setelah baca Al Qur’an dan Artinya adalah ibadah mulia yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setelah selesai membaca kitab suci ini, umat Islam dianjurkan mengamalkan doa setelah baca Al-Qur’an dan artinya sebagai penutup yang sempurna. Pentingnya doa setelah baca Al-Qur’an dan artinya terletak pada ungkapan syukur atas kesempatan membaca firman Allah dan permohonan agar pahala tilawah dilipatgandakan. Dengan doa tersebut, kita berharap amalan membaca Al-Qur’an diterima, diberkahi, dan membawa ketenangan hati. Artikel ini akan membahas kumpulan doa-doa sunnah setelah membaca Al-Qur’an lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahannya, serta menguraikan keutamaan, waktu terbaik membaca doa tersebut, dan adab setelah membaca Al-Qur’an.

Keutamaan Doa setelah baca Al Qur’an dan Artinya

Berdoa setelah selesai membaca Al-Qur’an memiliki sejumlah keutamaan yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa keutamaan dan alasan mengapa doa ini penting diamalkan:

  • Mematri kebaikan bacaan dan menghapus kekhilafan: Dalam sebuah hadits dari Aisyah RA, Rasulullah SAW dikisahkan selalu menutup majelis, tilawah Al-Qur’an, atau shalat beliau dengan doa tertentu. Ketika Aisyah RA bertanya alasannya, beliau menjawab bahwa “barang siapa mengucapkan kebaikan, maka kalimat (doa) tersebut akan mematerikan kebaikan itu, dan barang siapa mengucapkan kejelekan, maka kalimat tersebut berfungsi untuk menghapus dosa.”. Hal ini menunjukkan bahwa doa penutup setelah membaca Al-Qur’an dapat “mengunci” pahala kebaikan tilawah kita dan memohon ampun atas kekurangan selama membaca.
  • Waktu mustajab yang diiringi aminkan malaikat: Waktu setelah mengkhatamkan atau menyelesaikan bacaan Al-Qur’an diyakini sebagai salah satu saat dikabulkannya doa. Menurut riwayat Imam Ad-Darimi, ada empat ribu malaikat yang mengaminkan doa orang-orang yang baru selesai membaca Al-Qur’an. Artinya, peluang doa kita diijabah Allah SWT sangat besar apabila dipanjatkan usai membaca ayat-ayat-Nya.
  • Dicontohkan para sahabat dan dianjurkan ulama: Tradisi berdoa setelah khatam Al-Qur’an juga dicontohkan oleh para sahabat Nabi. Anas bin Malik RA, misalnya, setiap kali selesai mengkhatamkan Al-Qur’an beliau mengumpulkan keluarganya lalu mendoakan kebaikan bagi mereka. Para ulama pun menekankan pentingnya amalan ini. Imam An-Nawawi dalam At-Tibyan fi Adab Hamalatil Quran menganjurkan agar kaum Muslimin bersungguh-sungguh berdoa setiap selesai membaca Al-Qur’an, serta mengisinya dengan permohonan kebaikan bagi diri sendiri, kaum muslimin, dan para pemimpin mereka. Hal ini menunjukkan betapa doa setelah tilawah merupakan wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mendoakan kebaikan umat.
  • Menambah pahala dan keberkahan tilawah: Membaca Al-Qur’an sendiri mendatangkan pahala yang besar – Rasulullah SAW bersabda bahwa “barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.” (HR. Tirmidzi). Dengan berdoa setelah baca Al-Qur’an, kita memohon agar pahala tilawah tersebut dilipatgandakan lagi dan diberkahi. Doa juga merupakan bentuk syukur atas nikmat bisa membaca Al-Qur’an, sehingga menambah keberkahan dari amalan yang telah kita lakukan.

Kumpulan Doa setelah baca Al Qur’an dan Artinya

Berikut ini adalah beberapa bacaan doa yang disunnahkan dibaca setelah selesai tilawah Al-Qur’an, lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia:

  1. Doa Penutup Majelis (Doa Pendek Setelah Tilawah)
    سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لَا إِلٰهَ اِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ

    Latin: Subhanakallahumma wa bihamdika, laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.
    Artinya: “Mahasuci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. An-Nasa’i)
    Doa pendek tersebut dikenal pula sebagai doa penutup majelis. Membacanya setelah selesai tilawah Al-Qur’an berfungsi untuk menutup amal kebaikan dengan doa kebaikan, sehingga bacaan kita terpatri pahalanya dan jika ada kesalahan selama membaca, semoga diampuni Allah
  2. Doa Khatam Al-Qur’an (Doa Sesudah Selesai Membaca Al-Qur’an 30 Juz)

    اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

    Latin: Allahumma irhamnii bil-Qur`aan, waj’alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah. Allahumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa ‘allimnii minhu maa jahiltu, warzuqnii tilaawatahu aanaa al-layli wa athraafa an-nahaar, waj’alhu lii hujjatan yaa Rabbal ‘aalamiin.
    Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an yang agung, jadikanlah Al-Qur’an itu imam (pemimpin), cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku akan apa yang aku lupa darinya, dan ajarkanlah aku apa yang aku belum tahu darinya. Karuniakanlah aku rezeki untuk membacanya di waktu malam dan di penghujung siang. Dan jadikanlah Al-Qur’an itu hujjah (pembela) bagiku, wahai Rabb semesta alam.”
    Doa khatam Al-Qur’an di atas sangat populer dan mengandung permohonan yang komprehensif: memohon rahmat melalui Al-Qur’an, menjadikan Al-Qur’an sebagai penerang hidup, meminta ilmu dan hafalan Al-Qur’an yang bermanfaat, konsistensi membaca di berbagai waktu, hingga menjadikan Al-Qur’an sebagai pembela di hari kiamat. Dengan membaca doa ini, kita menunjukkan rasa syukur atas nikmat Al-Qur’an dan harapan agar interaksi kita dengan Al-Qur’an membawa kebaikan dunia akhirat.

Adab Setelah Membaca Al-Qur’an

Selain membaca doa, ada beberapa adab setelah selesai membaca Al-Qur’an yang perlu diperhatikan agar kita memuliakan kitab suci dan menjaga etika dalam berinteraksi dengannya. Berikut beberapa adab penting yang bisa diamalkan:

  • Menutup dan menyimpan mushaf dengan baik: Setelah selesai membaca, tutuplah Al-Qur’an atau mushaf dengan pelan dan penuh hormat. Pastikan menyimpannya di tempat yang bersih dan tinggi, tidak meletakkannya sembarangan atau di lantai. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap Al-Qur’an sebagai kalamullah.
  • Mengucap hamdalah dan doa penutup: Biasakan untuk mengakhiri tilawah dengan mengucapkan “Alhamdulillah” sebagai ungkapan syukur. Kemudian, bacalah doa-doa setelah membaca Al-Qur’an seperti yang telah diuraikan di atas, dengan khusyuk menghadap kiblat jika memungkinkan. Menutup tilawah dengan doa menunjukkan adab bahwa kita memohon bimbingan Allah setelah mendapatkan nutrisi rohani dari ayat-ayat-Nya.
  • Tetap tenang dan merenungkan ayat yang dibaca: Usai membaca Al-Qur’an, luangkan waktu sejenak untuk tadabbur (merenungi) makna ayat-ayat yang baru saja dibaca. Hindari langsung beralih pada pembicaraan atau aktivitas yang sia-sia. Menjaga suasana hati tetap khusyuk beberapa saat setelah tilawah adalah adab yang baik, agar pengaruh bacaan Al-Qur’an meresap dalam jiwa.
  • Mengamalkan isi Al-Qur’an: Adab terpenting sebenarnya adalah berusaha mengamalkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Setelah membaca dan berdoa, niatkan dalam hati untuk menerapkan pelajaran yang didapat dari ayat yang dibaca. Doa setelah tilawah pun mengandung permohonan agar Al-Qur’an menjadi cahaya dan petunjuk, yang mengisyaratkan kewajiban kita untuk menjadikan Al-Qur’an pedoman hidup.
  • Mengajarkan dan membagikan ilmu: Jika memungkinkan, setelah membaca dan memahami ayat tertentu, sampaikanlah ilmu atau hikmah yang didapat kepada keluarga atau rekan. Ini bukan adab wajib, namun semangat berbagi kebaikan Al-Qur’an termasuk perilaku terpuji. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Doa setelah baca Al-Qur’an dan artinya merupakan bagian tak terpisahkan dari pengalaman tilawah seorang Muslim. Dengan doa, tilawah Al-Qur’an kita menjadi lebih sempurna: kebaikannya tertutup dengan permohonan kebaikan pula. Terdapat beberapa doa yang disunnahkan setelah membaca Al-Qur’an, mulai dari doa pendek penutup majelis yang diajarkan Rasulullah SAW, hingga doa khatam Al-Qur’an yang panjang dan penuh makna. Masing-masing doa memiliki tujuan mulia, mulai dari memohon ampun, meminta rahmat dan petunjuk Al-Qur’an, hingga mendoakan kebaikan bagi sesama.

Kita juga mengetahui bahwa berdoa setelah tilawah memiliki banyak keutamaan: dianjurkan oleh Nabi dan sahabat, diaminkan para malaikat, dan menunjukkan rasa syukur atas nikmat Al-Qur’an. Waktu terbaik untuk berdoa adalah segera setelah selesai membaca, terutama selesai khatam, tanpa menunda-nunda. Tak kalah penting, menjaga adab setelah membaca Al-Qur’an akan memupuk rasa hormat kita pada kalamullah dan memperbesar manfaat rohaninya dalam kehidupan.

Semoga kita dapat rutin membaca Al-Qur’an setiap hari dan tidak lupa menutupnya dengan doa. Dengan demikian, hati kita senantiasa terhubung dengan Allah SWT dan Al-Qur’an benar-benar menjadi cahaya penerang serta rahmat dalam perjalanan hidup. Allahumma amin.

 

You might also like