Hukum Nun Sukun dan Tanwin Dalam Ilmu Tajwid & Contohnya

Hukum Nun Sukun dan Tanwin Dalam Ilmu Tajwid & Contohnya

Masjid Ismuhu Yahya – Salah satu kebiasaan atau habit yang dilakukan dalam lingkungan Masjid Ismuhu Yahya itu ialah ODOJ (One Day One Juz), setiap individu santri mengkhatamkan satu juz dalam satu hari. Saat membaca Al Qur’an ada syarat dan ketentuan yang perlu dipahami, hal ini biasa di sebut dengan Ilmu Tajwid. Dalam artikel ini akan dibahas Hukum Nun Sukun dan Tanwin beserta jenis dan bagiannya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

“atau lebih dari (seperdua) itu. Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.”

Al-Muzzammil [73]:4

Macam-macam Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Merujuk dari kitab Tuhfatul Athfal wal Ghilman fi Tajwidil Qur’an (تحفة الأطفال والغلمان في تجويد القران) karya Imam Jamzuri, beliau menuliskan apabila ada nun sukun (nun mati) dan tanwin bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah maka memiliki empat hukum yaitu Idzhar, Idgham, Iqlab dan Ikhfa. Berikut ini akan penjelasan selengkapnya.

1. Idzhar Halqi

Idzhar secara bahasa bermakna al-idhah (الإيضاح) atau al-bayan (البيان)yang bermakna “jelas atau terang”. Dalam ilmu tajwid ini idzhar merupakan membaca huruf dengan jelas dari makhrajnya tanpa degung tambahan.

Hukum bacaan ini terjadi dengan terjadinya pertemuan nun sukun atau tanwin yang bertemu dengan huruf-huruf idzhar yang terkumpul pada makhroj halqi.

Huruf-huruf yang masuk dalam idzhar halqi itu ada 6 yaitu :

ء ح خ ع غ ه

Contohnya :

ٍكَفَّارٍ أَثِيْم – عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ – مِنْ خَيْرٍ – اَنْعَمْتَ –  مَاءً غَدَقَا – مِنْ هَادٍ

2. Idgham

Secara bahasa Idgham (إدغام) berarti al-idkhol (الإدخال) yang bermakna “Memasukkan”. Sedangkan secara istilah Idgham ini menggabungkan huruf sukun dan huruf yang berharakat., sedangkan huruf kedua menjadi huruf yang bertasydid.

Huruf Idgham itu ada enam huruf juga, yaitu :

ي ن م و ل ر

Jika ditinjau dari segi ada atau tidak ada nya ghunnah (غنة) atau degung, hukum ini terbagi pada 2 jenis, sebagai berikut

a. Idgham Bighunnah

Idgham yang dibaca dengan memasukkan ke dalam salah satu huruf disertai dengan degung. Huruf Idgham ini ada 4, yaitu ي م ن و. Hukum bacaan ini terjadi saat petemuan nun sukun atau tanwin dengan huruf yang msuk dalam kategori Idgham Bilaghunnah.

Contohnya :

فَمَنْ يَّعْمَل – مِنْ وَلِيٍّ – شَيْئٍ نُّكَرِ – مِنْ مَالٍ

b. Idgham Bilaghunnah

Idgham Bilaghunnah ini membaca dengan memasukkan huruf dengan tanpa dengung. Huruf dari Idgham Bilaghunnah hanya ada 2 yaitu ل dan ر. Dalam Al Qu’an hukum ini bisa dijumpai dengan adanya nun sukun mupun tanwin yang berjumpa dengan 2 huruf ini.

Contohnya :

مِنْ لَّدُنْهُ – غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ

3. Iqlab

Ditinjau dari segi bahasa Iqlab bermakna “membalikkan atau menukar”, sedangkan dalam makna istilah Iqlab ini bisa bermakna mengubah nun sukun maupun tanwin menjadi bunyi “mim” – secara lafazh bukan pada tulisan – disertai dengan ikhfa dan ghunnah saat bertemu dengan huruf ba (ب).

Secara periwayatan cara membaca Iqlab terbagi pada 2 jenis :

    • Menyisakan sedikit celah diantara dua bibir (tarqul furjah),
    • Dengan merapatkan kedua belah bibir dengan lembut (bilintibaqi syafatain).

Contoh Hukum Tajwid Iqlab :

جَزَاءً بِمَا – مِنْ بَعْدِ – سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ – أَنْبِئْهُمْ

4. Ikhfa

Secara bahasa Ikhfa berarti As Satr yaitu “menyembunyikan, menutupi, atau menghalangi”, sedangkan dalam tinjauah istilah hukum bacaan samar ketika bertemu dengan huruf Ikhfa. Cara membacanya samar-sama antara Ikhfa dan Idgham. Huruf Ikhfa itu ada 15 huruf yang terangkum dalam syair berikut :

صِفْ ذَا ثَنَا كَمْ جَادَ شَخْصٌ قَدْ سَمَا # دُمْ طَيِّبـًا زِدْ فِي تُقًى ضَعْ ظَالِمَ

     ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك

contoh Ikhfa :

مَنْصُوْرٌ – عَنْ طَبَقَ – كِرَامًا كَتِبِيْنَ – مِنْ شيْئٍ

Demikianlah penjelasan singkat dari pembagian Hukum Nun Sukun dan Tanwin beserta penjelasannya dan juga contoh dari setiap hukumnya. Semoga artikel yang singkat ini menjadi jawaban dari apa yang dicari. Hukum nun sukun dan tanwin ini masih merupakan sebagian kecil dari pada hukum-hukum yang ada dalam ilmu tajwid.

You might also like