Apa yang Dilakukan Sebelum Sholat Jumat: Panduan Lengkap Persiapan Menghadap Allah

Apa yang Dilakukan Sebelum Sholat Jumat: Panduan Lengkap Persiapan Menghadap Allah

Masjid Ismuhu Yahya – Apa yang dilakukan sebelum sholat Jumat merupakan pertanyaan penting yang perlu dipahami setiap muslim, khususnya kaum laki-laki. Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam, dan persiapan yang tepat sebelum menunaikan sholat Jumat akan menambah keberkahan dan kesempurnaan ibadah. Apa yang dilakukan sebelum sholat Jumat tidak hanya sekedar rutinitas, tetapi amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin.

Mengetahui apa yang dilakukan sebelum sholat Jumat sangat penting karena persiapan ini akan mempengaruhi kualitas ibadah kita. Rasulullah SAW telah mencontohkan berbagai amalan mulia yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat ke masjid.

Apa yang Dilakukan Sebelum Sholat Jumat

Mandi Sebelum Sholat Jumat

Mandi sebelum sholat Jumat merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Menurut mazhab Syafi’i dan mayoritas ulama, hukum mandi sebelum sholat Jumat adalah sunnah muakkadah (sunnah yang ditekankan), bukan wajib. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma:

“Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi sholat Jumat, maka hendaklah ia mandi.'” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang berwudhu pada hari Jumat, maka itu baik. Dan barangsiapa yang mandi, maka itu lebih utama” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Bersiwak atau Menggosok Gigi

Bersiwak merupakan amalan sunnah lain yang diajarkan Rasulullah SAW sebelum sholat Jumat. Dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Seandainya tidak memberatkan umatku maka sungguh akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali wudhu” (HR Bukhari dan Muslim)

Pada masa modern, bersiwak dapat digantikan dengan menyikat gigi menggunakan sikat dan pasta gigi. Tujuannya adalah menjaga kebersihan mulut dan mencegah bau mulut yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah.

Berpakaian Terbaik dan Rapi

Islam menganjurkan umatnya untuk memakai pakaian terbaik yang dimiliki saat hendak sholat Jumat. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa mandi di hari Jumat dan memakai dari bajunya yang terbaik serta memakai wewangian bila ada, kemudian berangkat ke tempat shalat Jumat tanpa melangkahi leher orang lain, melakukan ibadah yang ditakdirkan Allah kepadanya, serius mendengarkan khutbah ketika Imam keluar sampai selesai dari shalatnya, maka rangkaian perbuatannya itu menjadi penebus kesalahan antara Jumat tersebut dan Jumat sebelumnya” (HR Abu Dawud)

Para ulama menganjurkan untuk memakai pakaian berwarna putih saat sholat Jumat. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

“Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Pakaian putih dipilih karena mudah terlihat jika terkena kotoran sehingga pemiliknya akan segera membersihkan atau menggantinya.

Menggunakan Wewangian

Rasulullah SAW sangat menyukai wewangian dan menganjurkan umatnya untuk menggunakannya, terutama saat hendak beribadah. Dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:

“Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Bagi siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak)” (HR Ibnu Majah)

Yang perlu diperhatikan adalah menggunakan wewangian secukupnya agar tidak berlebihan dan mengganggu jamaah lain.

Memotong Kuku dan Merapikan Penampilan

Sebelum sholat Jumat, dianjurkan juga untuk memotong kuku dan merapikan kumis. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Jafar:

“Adalah Rasulullah SAW memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi sholat Jumat” (HR Imam Al-Baihaqi)

Amalan ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian diri sebagai bentuk penghormatan kepada hari yang mulia.

Membaca Doa Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat ke masjid untuk sholat Jumat, dianjurkan membaca doa keluar rumah:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah”

Ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca saat hendak berangkat sholat Jumat:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِحَقِّ السَّائِلِينَ عَلَيْكَ وَأَسْأَلُكَ بِحَقِّ مَمْشَايَ هَذَا فَإِنِّي لَمْ أَخْرُجْ أَشَرًا وَلَا بَطَرًا وَلَا رِيَاءً وَلَا سُمْعَةً وَخَرَجْتُ اتِّقَاءَ سُخْطِكَ وَابْتِغَاءَ مَرْضَاتِكَ فَأَسْأَلُكَ أَنْ تُعِيذَنِي مِنْ النَّارِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu dengan hak peminta kepada-Mu, dan aku juga meminta dengan hak jalanku ini. Sesungguhnya aku keluar bukan untuk keburukan, bukan untuk kesombongan, bukan untuk riya dan bukan untuk dipuji. Aku keluar agar terhindar dari murka-Mu dan mengharap ridha-Mu. Maka, aku meminta agar Engkau melindungiku dari siksa neraka dan mengampuni dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau”

Orang yang membaca doa ini akan mendapat keridhaan Allah SWT dan 70 ribu malaikat akan memohonkan ampunan untuknya.

Sholat Sunnah Sebelum Jumat

Para ulama berbeda pendapat mengenai sholat sunnah sebelum Jumat. Menurut mazhab Syafi’i, sholat sunnah sebelum Jumat dianjurkan karena diqiyaskan dengan sholat sunnah qobliyah Dzuhur. Mereka berpendapat bahwa karena sholat Jumat menggantikan posisi sholat Dzuhur, maka sholat sunnah sebelum Dzuhur juga tetap dilakukan.

Tahiyyatul Masjid

Ketika memasuki masjid, setiap muslim dianjurkan untuk tidak duduk sebelum melaksanakan sholat tahiyyatul masjid 2 rakaat. Hal ini berdasarkan hadits:

“Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum shalat dua rakaat” (HR Bukhari & Muslim)

Sholat tahiyyatul masjid ini bahkan boleh dilakukan ketika khatib sudah naik mimbar dan mulai berkhutbah, sebagaimana yang terjadi pada peristiwa Sulaik Al-Ghathafani.

Berangkat Lebih Awal ke Masjid

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk berangkat lebih awal ke masjid untuk sholat Jumat. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap orang yang mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah dan kemudian pergi mengerjakan sholat (pergi di awal waktu), ia seolah-olah telah berkurban seekor unta; mereka yang pergi mengerjakan sholat pada waktu kedua seolah-olah telah berkurban seekor sapi; mereka yang pergi mengerjakan sholat pada waktu yang ketiga seolah-olah telah berkurban seekor biri-biri; mereka yang pergi pada waktu keempat seolah-olah telah berkurban seekor ayam; dan mereka yang pergi pada waktu kelima seolah-olah telah berkurban sebutir telur”

Hadits ini menunjukkan bahwa semakin awal kita datang, semakin besar pahala yang diperoleh.

Membaca Surat-Surat Pilihan

Surat Al-Kahfi
Di antara amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat adalah membaca surat Al-Kahfi. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan diampuni dosanya dan diberi cahaya hingga Jumat berikutnya.

Surat As-Sajdah dan Al-Insan untuk Subuh Jumat
Rasulullah SAW rutin membaca surat As-Sajdah pada rakaat pertama sholat Subuh di hari Jumat, dan surat Al-Insan pada rakaat kedua. Hikmahnya adalah sebagai pengingat tentang penciptaan Adam dan hari kiamat yang terjadi pada hari Jumat.

Dzikir dan Doa di Hari Jumat

Hari Jumat memiliki waktu-waktu mustajab di mana doa lebih mudah dikabulkan. Dalam hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Di dalam hari Jumat ada satu waktu, saat seorang muslim dalam keadaan menunggu sholatnya seraya dia meminta sesuatu kepada Allah, maka Allah akan memberikan apa yang dia minta” (HR Bukhari dan Muslim)

Para ulama menyebutkan bahwa waktu mustajab ini kemungkinan adalah saat menunggu dimulainya sholat Jumat atau antara Ashar hingga Maghrib.

Menjaga Adab Selama di Masjid

Setelah sampai di masjid, ada beberapa adab yang perlu dijaga:

  1. Tidak Melangkahi Jamaah – Hindari melangkahi leher atau punggung jamaah yang sudah duduk
  2. Duduk di Tempat yang Kosong – Carilah tempat yang kosong tanpa mengganggu jamaah lain
  3. Berdzikir dan Berdoa – Manfaatkan waktu menunggu khutbah untuk berdzikir dan berdoa
  4. Mendengarkan Khutbah dengan Seksama – Diam dan fokus mendengarkan khutbah tanpa berbicara

Persiapan sebelum sholat Jumat bukan sekedar rutinitas, tetapi rangkaian amalan yang akan menyempurnakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setiap amalan yang dilakukan dengan ikhlas dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW akan mendatangkan keberkahan dan pahala yang berlimpah. Semoga dengan memahami dan mengamalkan apa yang dilakukan sebelum sholat Jumat, kita dapat meraih keutamaan hari yang mulia ini dan menjadi muslim yang lebih baik.

 

You might also like