Doa Setelah Membaca Surah Yasin - Masjid Ismuhu Yahya

Doa Setelah Membaca Surah Yasin

Masjid Ismuhu yahya – Doa setelah membaca Surah Yasin merupakan amalan yang lazim dilakukan umat Islam usai tuntas melantunkan surah Yasin, yakni surah ke-36 dalam Al-Qur’an. Surah Yasin sendiri memiliki keistimewaan tersendiri hingga dijuluki “jantung Al-Qur’an” dalam sebuah riwayat. Membaca surah ini diyakini mendatangkan banyak pahala dan keberkahan, apalagi jika diiringi dengan doa setelahnya. Umat Islam di Indonesia pun sangat akrab dengan amalan membaca Yasin – misalnya di berbagai majelis taklim, pengajian malam Jum’at, hingga acara tahlilan – yang biasanya diakhiri dengan doa bersama.

Selepas pembacaan Surah Yasin, lazimnya jamaah akan menutup dengan doa sebagai permohonan kepada Allah SWT. Isi doa setelah membaca Surah Yasin tersebut umumnya mencakup permintaan ampunan, rahmat, perlindungan, kesehatan, dan keselamatan dunia akhirat. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan hati yang khusyuk, doa ini menjadi penutup yang menyempurnakan ikhtiar spiritual melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Berikut ini salah satu teks doa setelah membaca Surah Yasin yang banyak diamalkan. Doa ini diriwayatkan berasal dari Habib Abdullah Al-Haddad, seorang ulama besar, seperti dikutip dalam kitab Abwābul Faraj karya Syekh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki. Lafaz doa disajikan dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Bahasa Indonesianya untuk memudahkan pembaca:

اللّٰهُمَّ اِنّٓا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ اَدْيَانَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِي كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِير
اَللّٰهُمَّ جَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ وَالسَّلَامَةِ وَحَقِّقْنَا بِالتَّقْوَىٰ وَالِاسْتِقَامَةِ وَأَعِذْنَا مِنْ مُوْجِبَاتِ النَّدَامَةِ إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِأَوْلَادِنَا وَمَشَايِخِنَا وَلِإِخْوَانِنَا فِي الدِّينِ وَلِأَصْحَابِنَا وَأَحْبَابِنَا وَلِمَنْ أَحَبَّنَا فِيْكَ وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
وَصَلِّ اللّٰهُمَّ عَلَىٰ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ. وَارْزُقْنَا كَمَالَ الْمُتَابَعَةِ لَهُ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا فِيْ عَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma innā nastahfidzhuka wa nastaudi’uka dīnana wa anfusanā wa ahlanā wa aulādanā wa amwālanā wa kulla syai’in a‘thaitanā. Allahumma j‘alnā wa iyāhum fī kanafika wa amānika wa jiwārika wa ‘iyādzika min kulli syaithānin marīd wa jabbārin ‘anīd wa żī ‘ainin wa żī baghyin wa min syarri kulli żī syarrin innaka ‘alā kulli syai’in qadīr.
Allahumma jammilnā bil-‘āfiyati was-salāmah, wa ḥaqqiqnā bi-t-taqwā wal-istiqāmah, wa a‘idznā min mūjibāti-n-nadāmah, innaka Samī‘ud-Du‘ā’.
Allahummaghfirlanā wa li-wālidīnā wa li-aulādinā wa li-masyāyikhinā wa li-ikhwāninā fīd-dīn, wa li-ashḥābinā wa aḥbābinā, wa liman aḥabbanā fīka wa liman aḥsana ilainā, wa lil-mu’minīna wal-mu’mināt, wal-muslimīna wal-muslimāt, yā Rabbal-‘ālamīn.
Wa ṣalli-llāhumma ‘alā ‘abdika wa rasūlika sayyidinā wa maulānā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallim. Warzuqnā kamālal-mutāba‘ati lahū ẓāhiran wa bāṭinan fī ‘āfiyatin wa salāmatin, bi-raḥmatika yā Arḥamar-Rāḥimīn.

Artinya :
“Ya Allah, sesungguhnya kami mohon penjagaan-Mu dan menitipkan kepada-Mu agama kami, diri kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta benda kami, dan segala sesuatu yang telah Engkau karuniakan kepada kami.

Ya Allah, tempatkanlah kami beserta mereka (yang kami cintai) dalam naungan penjagaan-Mu, keamanan-Mu, dan perlindungan-Mu dari godaan setiap setan yang terkutuk, dari kejahatan para tiran yang angkuh, dari orang yang berniat jahat, dan dari keburukan segala makhluk yang jahat. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kecantikan hidup dengan kesehatan dan keselamatan. Mantapkanlah kami dalam takwa dan istiqamah, serta lindungilah kami dari hal-hal yang dapat menyebabkan penyesalan. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar segala doa.

Ya Allah, ampunilah kami, kedua orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara kami seiman, sahabat-sahabat kami, orang-orang yang kami cintai karena-Mu, orang-orang yang berbuat baik kepada kami, serta seluruh kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Wahai Tuhan semesta alam.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada hamba dan utusan-Mu, junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Dan karuniakanlah kepada kami kesempurnaan untuk mengikuti jejaknya, lahir maupun batin, dalam kesehatan dan keselamatan. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang dari segala penyayang.”

Itulah bacaan doa setelah membaca Surah Yasin yang dapat kita amalkan. Kita bisa membacanya setiap kali selesai membaca surah Yasin, baik sendiri maupun secara berjamaah. Doa yang cukup panjang ini mencakup permohonan yang sangat lengkap: mulai dari perlindungan diri dan keluarga, dijauhkan dari marabahaya, dianugerahi kesehatan serta keteguhan iman (takwa dan istiqamah), hingga doa memohon ampunan dan rahmat bagi diri sendiri, orang tua, keluarga, guru, sahabat, seluruh kaum beriman, dan ditutup dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca doa ini setelah tuntasnya Surah Yasin memberikan harapan semoga segala hajat dan permohonan kita ikut diijabah oleh Allah SWT berkat kemuliaan ayat-ayat Al-Qur’an yang baru kita baca.

You might also like