Ekspedisi SIDAQ Pedalaman: Tebar 1.000 Al-Qur’an, 30 Paket Hadiah Guru Ngaji, dan Bangun 3 Sumur Bor

Ekspedisi SIDAQ Pedalaman: Tebar 1.000 Al-Qur’an, 30 Paket Hadiah Guru Ngaji, dan Bangun 3 Sumur Bor

Kubu Raya, Kalimantan Barat – SIDAQ bersama Lembaga Manajemen Infaq (LMI) secara resmi melepas 15 relawan yang akan menjalankan Program Ekspedisi SIDAQ Pedalaman menuju Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Ekspedisi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan dakwah dan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah pedalaman.

Selama ekspedisi berlangsung, tim akan membawa sejumlah program yang telah dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Di antaranya:

  • penyaluran 1.000 mushaf Al-Qur’an,
  • pengeboran tiga titik sumur air bersih, serta
  • penyaluran 30 paket sembako bagi para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri membina generasi Qur’ani di pelosok.

Keberangkatan tim menjadi simbol semangat kolaborasi antara SIDAQ dan LMI dalam memperluas jangkauan manfaat hingga ke daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan Al-Qur’an dan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan SIDAQ menyampaikan bahwa ekspedisi ini bukan sekedar perjalanan menyalurkan bantuan, tetapi juga bentuk komitmen untuk hadir, mendengar, dan membangun solusi bersama masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di pedalaman juga merasakan perhatian dan pelayanan yang sama. Semoga setiap langkah perjalanan ini menjadi jalan lahirnya kebermanfaatan yang luas serta menguatkan semangat masyarakat dalam menuntut ilmu dan menjalankan ibadah,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, tim juga akan melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Melalui Program Ekspedisi SIDAQ Pedalaman, SIDAQ dan LMI berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat syiar Al-Qur’an, membuka akses air bersih, serta memberikan dukungan kepada para guru ngaji yang terus mengabdikan diri di wilayah-wilayah terpencil.

Ekspedisi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi mampu menjangkau pelosok negeri, menghadirkan harapan, serta menguatkan masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi kehidupan mereka.

You might also like