Kisah Nua’iman Sahabat Nabi: Membahagiakan Nabi Dengan 2 Ekor Kambing

Kisah Nua’iman Sahabat Nabi: Membahagiakan Nabi Dengan 2 Ekor Kambing

Masjid Ismuhu Yahya – Kisah Nua’iman Sahabat Nabi dikenal luas karena humornya yang unik dan sering membuat Rasulullah SAW tertawa bahagia di tengah beratnya perjuangan dakwah. Sosoknya bukan sekadar penghibur, melainkan representasi cinta yang tulus melalui keceriaan dan kejujuran dalam berislam. Mempelajari riwayat hidupnya memberikan perspektif baru tentang bagaimana kebahagiaan menjadi bagian tak terpisahkan dari iman seseorang. Mari kita telusuri deretan aksi jenaka Nua’iman yang melegenda dan penuh dengan hikmah mendalam bagi kehidupan modern saat ini.

===============

Nuaiman merupakan sahabat Nabi SAW yang gemar bergurau dalam setiap keadaan. Bahkan dalam kisahnya tak jarang Rasulullah SAW tertawa atas perbuatan sahabatnya yang satu ini.

Saat Rasulullah SAW di tinggalkan oleh dua orang yang dicintai-nya yaitu Ummahatul mu’minin Khadijah serta pamannya Abu Thalib. Nuaiman yang melihat Rasulullah SAW bersedih timbul di hatinya untuk menghadirkan kesenangan di hati Rasulullah SAW. karena cintanya Nuaiman kepada Rasulullah membuat dia berangkat ke tempatnya Zaid bin Tsabit.

Pada masa itu, Zaid bin Tsabit merupakan penjual kambing yang terkenal. Tanpa banyak basa basi Nuaiman meminta kambing kepada zaid.

“Ya Zaid, Saya ambil kambingnya 2 untuk saya hadiahkan kepada rasulullah SAW” Kata Nua’iman,

“Oh, Iya Silahkan” Jawab Zaid,
“Duitnya mana Nua’iman?” Lanjut Zaid

“Duitnya nanti minta sama nabi” Jawab Nua’iman singkat

Mendengar jawaban Nua’iman, Zaid pun berangkat membawa 2 ekor kambing untuk mengantar kepada Rasulullah SAW, dan bukan Nua’iman yang mengantarkan kambingnya. Nua’iman hanya mengikuti dari belakang hingga sampai dekat rumah nabi dan bersembunyi di samping tembok untuk memastikan kambingnya sampai kepada Rasulullah SAW.

Setelah sampai Zaid memberikan kambingnya kepada Rasulullah SAW namun, Zaid tidak langsung masih menunggu hingga rasulullah tersenyum melihatnya.

“Alhamdulillah, Terima kasih banyak ya Zaid” ungkap Rasulullah SAW,
“Ini Hadiah dari Nuaiman Ya Rasulullah” Jawab Zaid,
“Alhamdulillah, Kirim salam sama Nua’iman” pungkas Rasulullah SAW

Saat itu Rasulullah SAW pun tersenyum kembali atas hadiah yang di berikan Nua’iman setelah kesedihannya. Setelah Rasulullah berpesan demikian Zaid belum juga beranjak dari hadapan Nabi.

“Ada apa lagi ya zaid, ada yang mau di bicarakan?” tanya Rasulullah SAW menyelidiki.
“Tidak ya Rasulullah, Bayarannya” jawab Zaid

Saat Zaid mengucapkan itu Nabi ketawa kembali untuk yang kedua kalinya karena Nua’iman sedang mengintip dari balik tembok. Nabi bayar kambing tersebut.

Nua’iman bukan orang yang punya, namun cintanya kepada Rasulullah SAW hingga ia mendapatkan kedudukan terhormat dihadapan Allah. Selalu membuat Nabi senang.

Kisah ini berdasarkan pada cerita Habib Rifky Alaydrus ketika beliau menceritakan kisah Nua’iman ini.

You might also like