Masyarakat Sungai Sapak Sambut Gembira Program Sumur Bor dan Distribusi Mushaf Al-Qur’an

Masyarakat Sungai Sapak Sambut Gembira Program Sumur Bor dan Distribusi Mushaf Al-Qur’an

Sambas, Kalimantan Barat – Kebahagiaan menyelimuti warga RT 07/RW 04, Desa Sungai Sapak, Dusun Margosari, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, saat Ekspedisi SIDAQ Pedalaman menghadirkan manfaat nyata melalui pembangunan sumur bor lengkap sekaligus pendistribusian mushaf Al-Qur’an. Program hasil kolaborasi SIDAQ dan LMI (Lembaga Manajemen Infaq) ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan akses air bersih serta memperkuat syiar Al-Qur’an di wilayah pedalaman.

Kegiatan dipusatkan di Musala Al Muttaqin, rumah ibadah yang telah berdiri sejak tahun 1998 dan menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat. Hingga kini, musala tersebut senantiasa ramai digunakan untuk salat berjamaah lima waktu, pengajian, serta kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an.
Desa yang dihuni sekitar 54 kepala keluarga dengan mayoritas penduduk beragama Islam ini sebagian besar merupakan masyarakat transmigrasi yang bekerja sebagai petani kelapa sawit.

Dalam kegiatan tersebut, SIDAQ dan LMI menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat sebagai upaya mendukung pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan musala dan keluarga. Selain itu, masyarakat juga menerima manfaat dari pembangunan sumur bor yang dilengkapi dengan mesin pompa, menara penyangga, tandon air, serta jaringan pipanisasi sehingga air bersih dapat dimanfaatkan dengan lebih mudah oleh warga.

Proses pengeboran berlangsung dengan lancar. Alhamdulillah, pada kedalaman sekitar 10 meter tim berhasil menemukan sumber mata air, sehingga sumur dapat segera difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan menunjang aktivitas ibadah di Musala Al Muttaqin.

ramah tamah warga

Ketua RT 07, Syaiful Imam, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas program yang dihadirkan SIDAQ dan LMI.

“Kami sangat mendukung adanya program sumur bor ini, karena tidak semua musala maupun pesantren memiliki sumber air bersih yang memadai. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan akan menunjang aktivitas ibadah maupun kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kedatangan Tim Ekspedisi SIDAQ Pedalaman disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan tim. Bahkan warga bersama-sama menyiapkan jamuan dan makan siang sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran SIDAQ dan LMI di kampung kami,” katanya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga akan menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

“Semoga sumur bor ini menjadi amal jariyah bagi para donatur. Begitu juga setiap mushaf Al-Qur’an yang dibaca oleh masyarakat, semoga menjadi pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” tuturnya.

Suasana kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Setelah rangkaian penyerahan bantuan selesai, tim Ekspedisi SIDAQ Pedalaman bersama warga menikmati makan siang bersama, menciptakan kehangatan dan mempererat silaturahmi antara relawan dan masyarakat.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah influencer kebaikan yang menyaksikan langsung proses penyerahan bantuan serta berinteraksi dengan warga. Kehadiran mereka diharapkan dapat mengajak lebih banyak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam menghadirkan manfaat bagi wilayah-wilayah pedalaman.

Melalui Ekspedisi SIDAQ Pedalaman, SIDAQ bersama LMI terus berkomitmen menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih hingga penguatan pendidikan Al-Qur’an. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang diwujudkan melalui aksi nyata mampu menghadirkan perubahan dan harapan bagi masyarakat pedalaman.

You might also like