Doa Sholat Fardhu Lengkap – Bacaan Arab, Latin & Terjemah - Masjid Ismuhu Yahya

Doa Sholat Fardhu Lengkap – Bacaan Arab, Latin & Terjemah

Masjid Ismuhu Yahya – Doa sholat fardhu lengkap merupakan kumpulan doa dan dzikir yang dianjurkan dibaca setelah menunaikan salat wajib lima waktu. Doa-doa ini berisi pujian, permohonan ampun, dan harapan kepada Allah SWT. Dikutip dari situs Sahabat Yatim, “Doa shalat fardhu memang dibaca setelah shalat, untuk memohon segala doa-doa dan dijauhkan dari hal-hal yang berbahaya”. Dengan kata lain, setelah salam diwajibkan menghadap Allah memohon berbagai kebaikan dan perlindungan dari mara bahaya. Membaca dzikir setelah melaksanakan sholat 5 waktu ini sangat dianjurkan Rasulullah SAW. Bahkan dalam panduan ibadah disebutkan bahwa sesudah menunaikan sholat wajib dianjurkan membaca tasbih, tahmid, takbir, dan istighfar serta wirid-wirid lainnya. Amalan-amalan setelah sholat ini bertujuan memperkuat keimanan, menambah pahala, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Setelah menjelaskan pentingnya doa setelah sholat, berikut adalah bacaan doa sholat fardhu lengkap dalam Arab, transliterasi latin, dan terjemahan:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ

“Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillahi Rabbil ‘aalamiin, hamdan yuwafi ni’amahu wa yukaafi’u maziidah. Yaa Rabbanaa lakal hamdu kamaa yambaghi lijalaali wajhika wa ‘azhiimisulthaanik.”

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

“Allahumma shalli wasallim alaa Sayyidina Muhammadin wa alaa `aali Sayyidina Muhammad.”

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِي الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ… اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

“Allahumma innaa nas’aluka salaamatan fid-diini waddunyaa wal-aakhirati, wa aafiyatan fil-jasadi wa shihhatan fil-badani wa ziyaadatan fil-‘ilmi wa barokatan fir-rizqi wa taubatun qablal-mauti wa rahmatan inda al-mauti wa maghfiratan ba’dal-mauti. Allahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil-maut wa najjin minan-naar wa ‘afu ‘indal-hisaab.”

رَبَّنَا غْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ أَلْأَ حْيَآءِمِنْهُمْ وَاْلأَ مْوَاتِ, اِنَّكَ عَلَى قُلِّ ثَيْءٍقَدِيْرِ

“Rabbanaghfir lanaa waliwaalidinaa walijami’il muslimiin walmuslimaati wal mu’miniina walmu’minati. al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai’n qadiir”

رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَخَشُّوْ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ

“Rabbanaa taqabbal minnaa shalātaanaa wa siyāmanaa wa ruku’anaa wa sujuudanaa wa qu’ūdanaa wa tadharru’anaa wa takhasshuu’anaa wa ta’abbudanaa, wa tammim taqshiraanā yaa allah yaa rabbal’aalamiin”

رَبَّنَا ضَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْ حَمْنَا لَنَكُوْ نَنَّ مِنَ الْخَا سِرِ يْنَ

“Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wa-inlamtaghfir lana watarhamnaa lanakuunanna mlnal khaasiriin”.

رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَا قَتَا لَنَا بِهِ, وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَ نَا فَا نْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَا فِرِيْنَ

“Rabbanaa walaa tuhammilnaa maalaa thaaqata lanaa bihii wa’fu’annaa waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin”.

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْ بَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَ يْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُ نْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idzhadaitanaa w’ahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab”.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآ خِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar”.

اللهم اغفر لنا ذنوبناوكفرعنا سيئاتنا وتوفنا مَعَ الْأَ بْرَارِ

“Allahummaghfirlanaa dzunuubanaa wakaffir annaa sayyiaatinaa watawaffanaa maalabraari”.

سُبْحَانَ رَبِّكِ رَبِّ الْعِزَةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْ سَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Subhaana rabbika rabbil i’zzati ammaa yashifuuna wasalaamun ‘alal mursalhna wal-hamdu lillaahi rabbil’aalamiina”.

Arti: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, pujian yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, hanya kepada-Mu segala puji sebagaimana layak atas kebesaran Zat-Mu dan keagungan.

Ya Allah, curahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga beliau.

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dunia, dan akhirat; keafiatan tubuh dan kesehatan badan; tambahan ilmu pengetahuan; berkah rezeki; taubat sebelum mati; rahmat ketika datangnya maut; ampunan setelah mati. Ya Allah, permudahkanlah kami saat sakaratul maut, selamatkanlah dari api neraka, dan ampuni kami pada waktu hisab.

Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.

Ya Tuhan kami, terimalah shalat, puasa, ruku’, sujud, duduk kami, kerendahan kami, kekhusyukan kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami, ya Allah.

Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.

Ya Allah, Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang di luar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah.

Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.

Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.

Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Di atas adalah beberapa doa yang sering dianjurkan dibaca setelah sholat fardhu. Bacaan-bacaan ini bukan kewajiban mutlak, tetapi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh ulama untuk melengkapi ibadah sholat. Membaca doa setelah sholat hendaknya dilakukan dengan khusyuk dan penuh harap kepada Allah. Setiap kata yang ikhlas dari hati, semoga dikabulkan Allah SWT. Semoga kumpulan doa sholat fardhu lengkap di atas menjadi amalan rutin setelah salat dan memperkuat ikatan kita dengan Sang Pencipta.

You might also like